-->
header wrapper start -->

Budaya Kerja (Penerapan Kesehatan Keselamatan Kerja serta Lingkungan Hidup/K3LH di Kitchen)

penerapan K3LH di kitchen

Kitchen merupakan area kerja yang paling sering dikunjungi dan digunakan dalam melakukan pekerjaan sebagai juru masak. Kitchen mempunyai resiko kecelakaan kerja yang besar dibandingkan dengan area kerja lain di hotel ataupun restoran. Resiko kecelakaan kerja di dapur antara lain terjatuh karena terpeleset, tertusuk, terpotong, terkena cipratan minyak, dan kebakaran.

Salah satu cara mengantisipasi kecelakaan kerja adalah dengan menerapkan sistem Kesehatan Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup/K3LH di area kitchen secara baik dan disiplin. Nah ini, gampang-gampang susah ya buat nerapin K3LH saat di kitchen terutama, ada yang bilang ribet lah, kebanyakan aturan dan alasan pembenaran lainnya yang otomatis membuat kita jadi males nerapin K3LH. Padahal seperti yang dibilang di awal, penerapan K3LH penting banget buat mengantisipasi atau mencegah terjadinya kecelakaan kerja.

Kali ini, bakal diulas sedikit tentang penerapan K3LH di area kitchen. Apa aja sech contoh-contoh penerapan K3LH sebagai budaya kerja yang harus dijaga dengan baik saat kalian berada di kitchen ya terutama :
1. Menggunakan uniform sesuai standar saat bekerja di kitchen, yaitu :
a. Chef jacket, digunakan untuk menahan panas agar tidak terlalu mengenai badan serta melindungi badan dari cipratan minyak, air panas ataupun resiko terbakar.
b. Chef hat , digunakan untuk mencegah kotoran ataupun rambut di kepala terjatuh pada makanan yang diolah.
c. Apron, menahan panas dari kompor ke area badan kita serta menghindarkan baju atau badan kita kotor terkena tumpahan  makanan apabila terjadi kecelakaan kerja.
d. Long pant, sama halnya dengan apron, celana panjang juga digunakan untuk melindungi area tubuh terutama kaki.
e. Shock and Safety shoes, lapisan slip pada alas safety shoes sangat efektif digunakan di dapur karna tidak licin sehingga ketika menginjak lantai basah  dapat menghindarkan kita dari kecelakaan kerja, selain itu bagian depan safety shoes yang keras karena terdapat metal di dalamnya untuk menghindarkan kaki cidera karena kejatuhan alat-alat besar.
f. Napkin, lap yang digunakan untuk membersihkan kotoran.
g. Neck tie,  digunakan untuk menyerap keringat di area leher.

2. Mencuci tangan menggunakan sabun sebelum dan setelah melaksanakan pengolahan makanan.
3. Mengecek tabung gas dan selang untuk mencegah kebocoran.
4. Menggunakan peralatan sesuai dengan Kegunaannya.
5. Memastikan area kerja bersih dan tidak licin sebelum dan sesudah melaksanakan pengolahan makan.
6. Memastikan semua peralatan dalam keadaan bersih sebelum dan sesudah digunakan.
7. Bekerja sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur)
8. Menaruh napkin di bawah chopping board saat akan memotong bahan makanan.
9. Memastikan kalian mengetahui letak APAR (Alat Pemadam Api Ringan) untuk memadamkan api jika tiba-tiba terjadi kebakaran.
10. Memastikan kalian mengetahui letak kotak peralatan P3K, sehingga apabila kalian mengalami kecelakaan kerja kalian tidak panik ketika membutuhkan pertolongaan pertama saat terkaji kecelakaan kerja.
11. Membuang sampah atau limbah pengolahan makan sesuai dengan tepat yang telah disediakan.
12. Pastikan saluran air pembuangan berfungsi baik saat menyalurkan limbah cair dari area kitchen.

Nah itu tadi beberapa point yang harus kalian tau dan kalian terapkan ketika bekerja di area kitchen ya. Keselamatan kalian menjadi tanggung jawab kalian, jadi Ayo kita pastikan kita sudah mematuhi dan menerapkan K3LH pada saat di kitchen.

Masukan dan saran silakan tulis di kolom komenter ya. Semangat bekerja, semangat mematuhi budaya kerja yang baik untuk mendapatkan hasil kerja yang baik pula. Ngobrol asik yuk di terasboga.com

0 Response to "Budaya Kerja (Penerapan Kesehatan Keselamatan Kerja serta Lingkungan Hidup/K3LH di Kitchen)"

Posting Komentar

Tulis komentar anda disini